Minggu, 17 Februari 2008

Puisi


KALAH


Untuk yang keTiga kali
Aku Kalah dalam bercinta
Rasanya tak ingin lagi
Berlari mengejar cinta


Perih terasa,menggores dada
Menusuk,menembus dada
Hancurkan,hentikan detak nadi ku


Dunia seakan-akan
Bagai dalam neraka
Panaskan meleburkan
Membakar semua angan


Perih terasa,merobek dada
Menikam,mencabik dada
Hancurkan Hentikan detak jantungku


Haruskahku selalu mersa
Kalah dalam bercinta
Yang tak pernah lepas dari alur hidupku


Tak akan henti aku bertanya
Semua mungkin salahku
Sampai nanti aku bertanya
Munkin semua memang takdirku.



TEMAN TERBAIK

Kau datang waktu aku banyak masalah
Seakan mata tertutup
Tak ada yang menyinari
Dihari ku yang secerah ini


Kau menatapku,sepenuh hatimu
Seakan dada bergetar cepat
Aku pun melihat Mu seperti itu


Kau selalu ada waktu
Untuk mendengarkanku
Kaulah yang tepat sebagai sahabatku


Mungkikah kita akan selalu bertemu
Meskipun kita berjarak jauh
Tapi aku terus berdo'a agar kamu selalu ingat aku.

Tidak ada komentar: